IPOMS Study Group Bogor-10&17Dec2011-Lean Manufacturing VSM (Value Stream Mapping)

Indonesian Production and Operation Management Society (IPOMS) – Group Study Bogor (GSB) sebuah organisasi nirlaba yang mencoba untuk ikut mencerdaskan bangsa dan menaikan daya saing Sumber Daya Manusia Indonesia melalui keilmuan di bidang Manajemen Produksi, Operasi dan Inventory kembali hadir untuk menyelenggarakan Study Group Implementasi Lean Manufaturing dengan Metode Value Stream Mapping pada hari sabtu, 10 dan 17 Desember 2011 dengan agenda dibawah :
Untuk pertanyaan mengenai kegiatan ini silahkan di tujukan di millis IPOMS Bogor dengan mengirimkan email ke bogor-IPOMS-subscribe@yahoogroups.com.

Tujuan utama Lean Manufacturing adalah menekan biaya dengan mengeliminasi berbagai macam pemborosan di dalam pabrik sehingga perusahaan akan mendapatkan profit yang lebih. Pemborosan dari sisi lean adalah segala aktivitas yang tidak memberi nilai tambah pada produk yang hendak dihasilkan. Salah satu cara sistematis untuk melokalisir pemborosan dengan tepat, adalah dengan metode Value Stream Mapping. Metode ini pertama kali digunakan oleh Toyota untuk memahami dimana letak pemborosan pada pabrik dari para pemasoknya.
Value Stream Mapping adalah suatu metoda yang digunakan untuk memetakan alur produksi dan alur informasi untuk memproduksikan suatu produk. Semua aktivitas, semua informasi dipetakan dalam sebuah gambar yang sederhana tetapi sangat informatif , mulai dari supplier, input, proses, output dan customer.
Value Stream Mapping selain digunakan untuk mengidentifikasi pemborosan, juga digunakan untuk menyusun action plan untuk mengintegrasikan teknikteknik Lean dalam mewujudkan Lean Manufacturing. Value Stream Mapping juga digunakan untuk membangun ‘sense of urgency’ diantara anggota organisasi mengenai pentingnya implementasi Lean serta merupakan alat komunikasi untuk memperlancar implementasi Lean Manufacturing.

SASARAN PROGRAM :
Memahami konsep dasar Lean Thinking
Memahami Fundamental Lean
Memahami pilar-pilar penunjang Lean
Memahami berbagai tool Lean dalam integrasinya
Peka terhadap pemborosan
Mampu membedakan nilai tambah pada proses di perusahaan

GARIS BESAR PROGRAM;
Konsep Dasar Lean Manufacturing
7 Pemborosan
14 Prinsip Toyota
Frame Toyota Production System
Pillar Just In Time
Pillar Jidoka (Built In Quality)
Langkah Penerapan Lean

Hari ke-1, 10 December 2011

08.00 – 10.00 Pembukaan
Lean Introduction
- Apa itu Lean ?
- Sejarah Lean
- 7 Pemborosan
- Manfaat Lean
10.00 – 10.15 Istirahat
10.15 – 12.00 14 Prinsip Toyota
Frame Toyota Production System
12.00 – 13.00 Istirahat Siang
13.00 – 14.30 Pillar Just In Time
- Takt Time
- Aliran Produksi
- Sistem Tarik vs Dorong
- Cellular Layout
14.30 – 14.45 Istirahat
14.45 – 16.00 Kanban Sistem
- Apa itu Kanban ?
- Jenis -jenis kanban
- Fungsi dan Aturan Kanban

Hari ke -2 , 17 December 2011
08.00 – 10.00 Quick Change Over (QCO)
- Apa itu QCO ?
- Internal vs External Time
- Langkah QCO
- Manfaat Manfaat
10.00 – 10.15 Istirahat
10.15 – 12.00 Pillar Jidoka ( Built In Quality)
- Standar Kerja
- PDCA
- Visual Control
12.00 – 13.00 Istirahat Siang
13.00 – 14.30 Pillar Jidoka ( Built In Quality )
- Poka Yoke ( Mistake-Proofing)
- Andon
- Visual Control
14.30 – 14.45 Istirahat
14.45 – 16.00 Value Sream Mapping
8 Langkah Penerapan Lean
10 Pokok Budaya Lean
Value Stream Mapping

METODE :
Presentasi
Disukusi
Simulasi
Rencana implementasi

FASILITATOR;
Kiki Risyandi ( Lean Coach PT Holcim Indonesia)

TEMPAT
STIE TRIGUNA Bogor, Jl Siliwangi 97, Sukasari , Bogor,INDONESIA

IURAN:
Biaya workshop Rp.900.000 per peserta untuk 2 hari( Ada diskon 10% untuk anggota IPOMS dengan menunjukan bukti keanggotaan IPOMS)
Biaya kursus bisa ditransfer ke Rekening BCA a.n. Anang Yudi Riswanto, No. Rekening 4060324544 (BCA Cab. Cileungsi Bogor)

FASILITAS
- Makalah (Soft and hard copy) plus Ebook Lean
- Makan siang dan snack
- Sertifikat

Untuk mendapatkan informasi lebih lanjut dapat menghubungi :
1. Anang YR
Email : [ anang_yr@yahoo.com ]
HP :0813-10385410
2. Robby Novricanus
email : robby.novricanus@gmail.com
HP: 0816-1695164

REGISTRATION FORM
Please fill this form, send to , anang_yr@yahoo.com, robby.novricanus@gmail.com

Name :
Company/University :
Posisi / Dept. :
Address :
Phone/Mobile :
E-mail Address :
Payment Date :

Kami tunggu partisipasi anda semua.

#1 to #365Fotografi

#1 pictures to #365Fotografi

#1-IMGP4625 resize

#1-IMGP4908 resize

#365Fotografi

#365Fotografi adalah suatu ‘kerjaan pribadi’ di mana selama 365 hari harus menghasilkan foto, hal ini ter-inspirasi dari baca-baca di internet tentang bagaimana meningkatkan kemampuan kita dalam dunia fotografi dengan cara meng-’jepret’ atau menghasilkan foto selama 365 hari.

Kenapa hal ini dilakukan semata-mata ingin meningkatkan kemampuan #fotografi dari newbie menjadi lebih dari sekedar newbie dalam dunia #fotografi dan juga berharap dalam #365Fotografi bisa menangkap banyak moment dalam kurun waktu 365 hari.

Proyek ini dilakukan dimulai dari 19-November-2011 sampai dengan 19-November-2012 waktu tertentu dengan #PentaxKX dan lensa kit 18-55mm, kit 55-300mm, tamron 28-200mm dan lensa manual smc 50mm untuk penunjang #365Fotografi ini.

Dan dalam blog ini ditambahkan satu kategori 365Fotografi untuk menampung hasil-hasil foto untuk #365Fotografi.

Terima kasih
@robbynovricanus

Kisah Pejabat Sederhana – Bung Hatta & Sepatu Bally

Kisah pejabat RI sederhana yang mementingkan rakyat dibandingkan diri sendiri atau keluarga nya sendiri, semoga hal ini menjadi pelajaran untuk pejabat-pejabat sekarang untuk hidup sederhana dan memikirkan rakyat yang benar-benar rakyat.

 

bung-hatta

Dandanan mentereng, rumah, dan mobil mewah agaknya sudah menjadi gaya hidup para pejabat saat ini. Masyarakat pun kembali merindukan figur-figur pemimpin yang sederhana dan pantas untuk dijadikan teladan.

Suatu hari, di tahun 1950, Wakil Presiden Muhammad Hatta pulang ke rumahnya. Begitu menginjakkan kaki di rumah, ia langsung ditanya sang istri, Ny Rahmi Rachim, tentang kebijakan pemotongan nilai mata ORI (Oeang Republik Indonesia) dari 100 menjadi 1.

Pantas saja hal itu ditanyakan, sebab, Ny Rahmi tidak bisa membeli mesin jahit yang diidam-idamkannya akibat pengurangan nilai mata uang itu. Padahal, ia sudah cukup lama menabung untuk membeli mesih jahit baru. Tapi, apa kata Bung Hatta?

“Sunggguhpun saya bisa percaya kepadamu, tetapi rahasia ini tidak patut dibocorkan kepada siapa pun. Biarlah kita rugi sedikit, demi kepentingan seluruh negara. Kita coba menabung lagi, ya?” jawab Bung Hatta.

Kisah mesin jahit itu merupakan salah satu contoh dari kesederhanaan hidup proklamator RI Bung Hatta (1902-1980) dan keluarganya. Sejak kecil, Bung Hatta sudah dikenal hemat dan suka menabung. Akan tetapi, uang tabungannya itu selalu habis untuk keperluan sehari-hari dan membantu orang yang memerlukan.

Saking mepetnya keuangan Bung Hatta, sampai-sampai sepasang sepatu Bally pun tidak pernah terbeli hingga akhir hayatnya. Tidak bisa dibayangkan, seorang yang pernah menjadi nomor 2 di negeri ini tidak pernah bisa membeli sepasang sepatu. Mimpi itu masih berupa guntingan iklan sepatu Bally yang tetap disimpannya dengan rapi hingga wafat pada 1980.

Bung Hatta baru menikah dengan Ny Rahmi 3 bulan setelah memproklamasikan kemerdekaan RI bersama Bung Karno atau tepatnya pada 18 November 1945. Saat itu, ia berumur 43 tahun. Apa yang dipersembahkan Bung Hatta sebagai mas kawin? Hanya buku “Alam Pikiran Yunani” yang dikarangnya sendiri semasa dibuang ke Banda Neira tahun 1930-an.

Setelah mengundurkan diri dari jabatan Wapres pada tahun 1956, keuangan keluarga Bung Hatta semakin kritis. Uang pensiun yang didapatkannya amat kecil. Dalam buku “Pribadi Manusia Hatta, Seri 1,” Ny Rahmi menceritakan, Bung Hatta pernah marah ketika anaknya usul agar keluarga menaruh bokor sebagai tempat uang sumbangan tamu yang berkunjung.

Ny Rahmi mengenang, Bung Hatta suatu ketika terkejut menerima rekening listrik yang tinggi sekali. “Bagaimana saya bisa membayar dengan pensiun saya?” kata Bung Hatta. Bung Hatta mengirim surat kepada Gubernur DKI Ali Sadikin agar memotong uang pensiunnya untuk bayar rekening listrik. Akan tetapi, Pemprov DKI kemudian menanggung seluruh biaya listrik dan PAM keluarga Bung Hatta.

Bung Hatta adalah pendiri Republik Indonesia, negarawan tulen, dan seorang ekonom yang handal. Di balik semua itu, ia juga adalah sosok yang rendah hati. Sifat kesederhanaannya pun dikenal sepanjang masa. Musisi Iwan Fals mengabadikan kepribadian Bung Hatta itu dalam sebuah lagu berjudul “Bung Hatta”.

Terbayang baktimu, terbayang jasamu
Terbayang jelas jiwa sederhanamu
Bernisan bangga, berkapal doa
Dari kami yang merindukan orang
Sepertimu

source : http://www.detiknews.com/read/2011/11/15/170957/1767957/10/bung-hatta-sepatu-bally-yang-tak-pernah-terbeli?991101mainnews

GroupStudyBogor-NOV-2011-PPIC-Manufacturing Planning & Control

Indonesian Production and Operation Management Society (IPOMS) – Group Study Bogor (GSB) sebuah organisasi nirlaba yang mencoba untuk ikut mencerdaskan bangsa dan menaikan daya saing Sumber Daya Manusia Indonesia melalui keilmuan di bidang Manajemen Produksi, Operasi dan Inventory kembali hadir untuk menyelenggarakan Study Group dengan tema PPIC-Manufacturing Planning & Control

Untuk informasi detail mengenai study group di Bogor silahkan di tanyakan di millis IPOMS Bogor dengan cara joint di millis bogor-ipoms-subscribe@yahoogroups.com.

OVERVIEW
Proses planning di manufacturing membutuhkan informasi terpadu dari sales (forecasting demand) dan capacity plan (dari manufacturing). Intinya adalah menyeimbangkan antara demand (kebutuhan customer) dan capacity yang tersedia di pabrik.

Proses dimulai dari business plan yaitu demand forecasting berasal dari sales untuk satu tahun ke depan. Berdasarkan data tersebut dibuatlah resource requirement (capacity plan) untuk satu tahun ke depan. Kapan akan terjadi bottle neck, berapakah inventory yang perlu disiapkan untuk menghadapi peak season (puncak musiman). Disini dibutuhkan perhitungan kapasitas tahunan berdasarkan product grouping.

Berdasarkan business plan yang disepakati oleh top management, team sales, manufacturing, R&D (untuk produk baru) & PPIC akan melakukan sales & operation plan. Yaitu suatu proses periodik bulanan untuk menentukan berapa sales plan, production plan & inventory plan. Di proses ini dibutuhkan perhitungan resource planning (total kapasitas untuk membuat production plan dalam 1 bulan ke depan). Output proses ini yaitu: sales, production & inventory plan akan masuk sebagai input untuk proses Master Production Schedule (MPS), yaitu membuat jadwal produksi harian untuk masing-masing item (SKU). Disini dibutuhkan proses perhitungan kapasitas yaitu rough cut capacity plan (RCCP). Tujuannya untuk menentukan apakah terjadi overload pada tanggal tertentu di MPS. Bila terjadi load akan disebar merata ke tanggal yang lain, sehingga level produksi tiap hari menjadi sama (heijunka).

Berdasarkan data dari MPS, proses berikutnya adalah pembuatan MRP (Material Requirement Plan) yaitu proses menentukan rencana kebutuhan material berdasarkan jadwal harian (MPS). Berdasarkan bill of material (BOM) dibuatlah Capacity Requirement Plan (CRP), yaitu detail capacity untuk masing-masing work center.

Demikianlah proses perhitungan kapasitas di manufacturing yang tujuannya menyeimbangkan antara demand (kebutuhan customer) dengan kapasitas.

SASARAN TRAINING:
• Memahami aliran proses untuk menyeimbangkan kebutuhan customer (demand) dan kapasitas
• Memahami cara menghitung kapasitas dalam pembuatan business plan tahunan (resource plan)
• Memahami cara menghitung kapasitas dalam pembuatan sales operation plan yang dilakukan bulanan (Rough Cut Capacity lan)
• Memahami cara membuat master scheduling yaitu jadwal harian/mingguan untuk masing-masing SKU (stock keeping unit)
• Memahami cara menghitung kapasitas dalam membuat MRP (material requirement plan), yaitu kapasitas masing2 work center berdasarkan routing dalam bill of material (BOM)
• Memahami cara membuat detail planning untuk masing-masing work center & menentukan prioritas di masing-masing work center tsb

METODE TRAINING:
• Active class room learning
• Latihan langsung dengan excel menghitung kapasitas
• Simulasi real data

PESERTA :
• Manufacturing Manager
• Production Planner
• Material Manager
• Master scheduler
• Demand planner
• Supply planner
• Sales manager
• Team dari departemen Sales
• Team dari departemen Produksi
• Team dari departemen PPIC
• Team dari departemen Engineering

Outline & schedule of training:
Hari ke 1
Business plan: membuat rencana sales, produksi & inventory & latihan
Sales operation plan: menyeimbangkan demand & supply & latihan
Demand planning : melakukan forecast untuk product grouping
Menghitung kapasitas untuk menyeimbangkan demand dengan bill of resource
Menghitung simulasi cost untuk S&OP
Simulasi S&OP untuk make to stock & make to order

Hari ke 2
Master scheduling: memecah production plan
hasil S&OP menjadi jadwal harian sesuai prioritas customer & masing2 SKU
Latihan membuat master production schedule
Latihan menghitung rough cut capacity plan
Material requirement planning: input, planning data, bill of material
Mekanisme membuat MRP
Action message dari MRP software
Latihan membuat MRP
Latihan menghitung kapasitas masing2 work center (Capacity requirement planning)

INSTRUCTOR :
Ir. Iwan Nova MBA, CPIM, CSCP
ITB: Electronic Engineering, MBA from Monash University, CPIM in 2005 (Certified Production & Inventory Management) from APICS (Association for Operation Management), CSCP in 2008 (Certified Supply Chain Professional) from APICS Certified APICS instructor
Experience since 1988 in some MNCs such as: Mistubishi Electric, Sony, Mattel, Pirelli Cables
Has joint some practical training in overseasi: Malaysia, China, Japan, Italy &
USA

Ir. Imanadi
Lulus dari ITS Teknik Mesin di tahun 1993 dan mempunyai pengalaman selama 15 tahun dalam bidang manufacturing, Quality Management System, Continuous Improvement Program, Training & People Development di beberapa perusahaan MNC seperti AT&T (USA), Sinoca Electronics (Taiwan) Pirelli Cables (Italia) & Geomed (Jerman). Dalam perjalanan karirnya Imanadi juga pernah mengikuti short course di luar negeri seperti di Singapura dan Amerika Serikat. Ia telah memberikan beberapa topik training in house di beberapa perusahaan.

WAKTU PELAKSANAAN
Hari ke -1 Hari/ Tanggal : Sabtu / 26 November 2011
Waktu : 9.00 – 16.00
Hari ke -2 Hari/ Tanggal : Minggu / 27 November 2011
Waktu : 9.00 – 16.00

TEMPAT
STIE TRIGUA BOGOR , Jl Siliwangi no 97 Sukasari – Bogor (Jalur ke STIE TRIGUNA bisa dilihat dibawah)

BIAYA
1.Untuk mengikuti study group 2 hari Rp. 900.000 ,-
2.Untuk mengikuti per hari biaya Rp. 500.000,-
( Ada diskon 15% untuk anggota IPOMS dengan menunjukan bukti keanggotaan IPOMS)
Biaya kursus bisa ditransfer ke Rekening BCA a.n. Anang Yudi Riswanto, No. Rekening 4060324544 (BCA Cab. Cileungsi Bogor)

FASILITAS
- Makalah (Soft and hard copy)
- Makan siang dan snack
- Sertifikat

Untuk mendapatkan informasi lebih lanjut dapat menghubungi :
1. Anang YR
Email : [ anang_yr@yahoo.com ] / yudi.riswanto@ id.pvmgrp. com ,
HP :0813-10385410
2. Robby Novricanus
email : obby.novricanus@gmail.com
HP: 0816-1695164

REGISTRATION FORM
Please fill this form, send to Yudi.riswanto@ id.pvmgrp. com, anang_yr@yahoo.com, robby.novricanus@gmail.com
Name :
Company/University :
Posisi / Dept. :
Address :
Phone/Mobile :
E-mail Address :
Payment Date :

Kami tunggu partisipasi anda semua.
Terima kasih

Kultwit Sholat #Dhuha

Sharing tentang sholat dhuha dari Ustad @Yusuf_mansur, untuk pelajaran untuk diri saya sendiri supaya ingat untuk sholat #dhuha, aammiinn.

#Siap2_kultwit dhuha… Bentar lagi… Bentar lagi. Pada bismillaah dulu. Pada ksh2 tahu kwn2nya… Trutama orang2 rumah…

#dhuha_1 Ada yg tau ga kalo dhuha itu hutang kita ke Allah? Hutang 2 rokaat sehari. Yg kalo ga dibayar, maka numpuk. Loh loh, kan sunnah?

#dhuha_2 Betul dhuha emang sunnah. Tapi sunnah muakkadah. Sunnah tg tramat penting. Yg kalo ditinggal, ya ada juga “resiko”nya.

#dhuha_3 Sunnah muakkadah kalo ditinggal dlm wkt yg lama, tidak dijalankan dlm wkt yg lama, sangat negatif ke kualitas kehidupan&rizki.

#dhuha_4 Gini ya, kenapa saya sebut sbg hutang… Dlm 1hr, sjak awal pagi, sampe pagi lagi, qt itu sesungguhnya kudu sedekah tanpa putus.

#dhuha_5 Tiap sendi qt, dituntut sedekahnya. Kudu bayar. Ya iya lah. Untuk oksigen tambahan aja, kita kudu bayar. Mahal banget. Kalo anfal.

#dhuha_6 Nah, apalagi oksigen yg kita hirup, free 24 jam. Trnyata ga bnr kan free itu. Kudu bayar. Dituntut sedekahnya. Belom lagi mata, dll

#dhuha_7 Pokoknya kudu bayar. Dan ga bakalan kebayar. Siapa juga yang mampu bayar semua rizki&nikmat Allah? Sistem pernafasan yg komplit,

#dhuha_8 sistem pencernaan, sistem penglihatan, pendengaran, &semua tubuh qt adlh keajaiban-Nya. Ini smua Allah adakan sedekah atasnya.

#dhuha_9 Kitanya aja yg merasa free2 aja. Bebas2 aja. Ga ada tanggung jawab, ga ada beban, ga ada kewajiban. Pdhl engga gitu.

#dhuha_10 Nyatanya tdk sdikit nikmat yg Allah kurangi, bahkan Allah cabut. Sbb di antaranya kitanya ga atau kurang brsyukur.

#dhuha_11 Terus persoalannya, kalau bayar, dari pagi sampe pagi, atas semua rizki yg Allah kasih, harus bayar brp? Ga ada yg sanggup bayar.

#dhuha_12 Dan Allah maklum itu. Ga bakalan ada yang bisa bayar atas semua riki&nikmat-Nya. Karena itu Allah cukupkan bayarannya dg dhuha…

#dhuha_13 Allah cukupkan kewajiban kita bayar kpd Allah, dg dhuha 2 rokaat di pagi hari. Subhaanallaah, baik ya? Tukerannya Maha Ringan.

#dhuha_14 Ya. Harusnya Maha Ringan. Ga ada bandingannya 2 rokaat dg kwajiban bayar 1hr POL rizki&nikmat Allah. Mestinya.

#dhuha_15 Dan itu sekaligus mmberi pmahaman kpd qt, betapa besarnya dhuha itu. Nilainya sebanding dg seluruh bayaran Allah atas makhluk-Nya.

#dhuha_16 Begitulah. Dhuha 2 rokaat, menjadi bayaran kita kpd Allah.

#dhuha_17 Allah mencukupkan diri-Nya “dibayar” oleh kita, dg tambahan dhuha 2 rokaat di pagi hari. Luar biasa.

#dhuha_18 Tentunya, itu kalau syarat minimal, dipenuhi&trpenuhi jg. Yakni soal shalat 5 wktnya. Tertib, bagus, tpt wkt, jamaah, di masjid.

#dhuha_19 Artinya, kalau dhuhanya cakep, trus shalat fardhunya ga cakep, ya tentu “bayaran” itu akan krg jg. &akan ada yg diambil o/ Allah.

kultwit akan berlanjut InsyaALLAH untuk bagaimana membayar jika tidak sholat #dhuha (tidak sholat #dhuha disamakan berhutang kepada ALLAH SWT karena sholat #dhuha bayaran kita atas semua rizki dan nikmat-Nya yang telah diberikan oleh ALLAH SWT).

Group Study Bogor-Oktober 2011-Dasar-Dasar Supply Chain Management

Indonesian Production and Operation Management Society (IPOMS) – Group Study Bogor (GSB) sebuah organisasi nirlaba yang mencoba untuk ikut mencerdaskan bangsa dan menaikan daya saing Sumber Daya Manusia Indonesia melalui keilmuan di bidang Manajemen Produksi, Operasi dan Inventory kembali hadir untuk menyelenggarakan Study Group dengan tema Dasar-Dasar Supply Chain Management

(INTRODUCTION TO MATERIAL MANAGEMENT- J.R Tony Arnold,PE,CFPIM,CIRM)
Date : 15, 22, 29 October 2011

Saturday, October 15, 2011
09.00 — 11.00 wib
Introduction to Material Management and Production Planning System
Ir.Fajar Hidayat, CPIM, MScM
11.00 — 12.00 wib
Master Scheduling & Material Requirement Planning
Ir.Fajar Hidayat, CPIM, MScM
12.00 – 12.45 wib
Break ( Praying and lunch)
12.45 — 13.45 wib
Master Scheduling & Material Requirement Planning
Ir.Fajar Hidayat, CPIM, MScM
13.45 — 16.00 wib
Inventory Fundamental
Hilfus Syabab,ST,CPIM,CSCP

Saturday, October 22, 2011
09.00 — 11.00 wib
Production Activity Control and Capacity Management
Ir. Fajar Hidayat,MScM, CPIM
11.00 — 12.00 wib
Just in Time Manufacturing and Total Quality Management
Rizal Arryadi,ST,MSIE,MSCS,CPIM
12.00 – 12.45 wib
Break ( Praying and lunch)
12.45 — 13.45 wib
Just in Time Manufacturing and Total Quality Management
Rizal Arryadi,ST,MSIE,MSCS,CPIM
13.45 — 16.00 wib
Physical Inventory, Physical Distribution and Warehouse Management
Rizal Arryadi,ST,MSIE,MSCS,CPIM
—-
Saturday, October 29, 2011
09.00 — 11.00 wib
Products and Processes
Rizal Arryadi,ST,MSIE,MSCS,CPIM
11.00 — 12.00 wib
Purchasing and Forecasting
D. Marshal Saluding,ST, MM,CPIM,CSCP
12.00 – 12.45
Break ( Praying and lunch)
12.45 — 13.45 wib
Purchasing and Forecasting
D. Marshal Saluding,ST, MM,CPIM,CSCP
13.45 — 16.00 wib
Order Quantity and Independent Demand Ordering System
D. Marshal Saluding,ST, MM,CPIM,CSCP

TEMPAT
STIE TRIGUNA BOGOR , Jl Siliwangi no 97 Sukasari – Bogor (Jalur ke STIE TRIGUNA bisa dilihat dibawah)

BIAYA
1. Untuk mengikuti kursus selama 3 hari sekaligus Rp. 1.400.000 ,-
2. Untuk mengikuti per hari Rp. 500.000 ,-
( Ada diskon 15% untuk anggota IPOMS dengan menunjukan bukti keanggotaan IPOMS)
Biaya kursus bisa ditransfer ke Rekening BCA a.n. Anang Yudi Riswanto, No. Rekening 4060324544 (BCA Cab. Cileungsi Bogor)

FASILITAS
- Makalah (Soft and hard copy)
- Makan siang dan snack
- Sertifikat

Untuk mendapatkan informasi lebih lanjut dapat menghubungi :
1. Anang YR
Email : [anang_yr@yahoo.com]
HP :0813-10385410
2. Robby Novricanus
email : robby.novricanus@gmail.com
HP: 0816-1695164

REGISTRATION FORM
Please fill this form, send to Yudi.riswanto@ id.pvmgrp. com, anang_yr@yahoo.com, [robby_n@nutrifood. co.id], robby.novricanus@gmail.com
Name :
Company/University :
Posisi / Dept. :
Address :
Phone/Mobile :
E-mail Address :
Payment Date :

Kami tunggu partisipasi anda semua.
Terima kasih

Best Regards,
Anang Yudi Riswanto.
Koordinator IPOMS
Bogor

Topics Training BSCM.
First Day
Introduction to Material Management and Production Planning System :
1. Operating Environment
2. The Supply Chai Concept
3. What is Material Management?
4. Supply Chain Metrics
5. Manufacturing planning and control system
6. Sales and operations planning (SOP)
7. Manufacturing Resource Planning (MRP II)
8. Entreprise Resource Planning (ERP)
9. Making the production plan.
Master Schedulling
1. Relationship to production plan
2. Developing a master production schedule.
3. Production planning, master scheduling and sales.
Master Requirement Planning
1. Bills of material
2. Material requirement planning process
3. Using the material requirements plan

Inventory fundamentals.
1. Aggregate inventory management
2. Item inventory management
3. Inventory and the flow of material
4. Supply and demand patterns
5. Functions of inventories
6. Objectives of inventory management
7. Inventory cost
8. Financial statement and inventory
9. ABC inventory control

Second Day
Production activity control
1. Data requirement
2. Order preparation
3. Scheduling
4. Load leveling
5. Schedule bottlenecks
6. Theory of constraints and drum buffer rope
7. Implementation
8. Control
9. Production reporting.

Capacity Management
1. Definition of capacity
2. Capacity planning
3. Capacity requirements planning
4. Capacity available
5. Capacity required
6. Schdulling orders
7. Making the plan
JIT and TQM:
1. Just in time philosophy
2. Waste
3. JIT environment
4. Manufacturing planning and control in a JIT environment
5. Lean production
6. TQM
7. Quality cost concepts
8. Variation as a way of life
9. Process capability
Physical Inventory, Warehouse Management:
1. Warehousing management
2. Physical control and security
3. Inventory record accuracy
4. Physical distribution system
5. Transportations cost element
6. Material handling
7. Multi warehouse systems

Thirth Day
Product and Process
1. Need for new products
2.Product development principles
3.Process design
4. Selecting process
5.Continuous process improvement

Purchasing and forcasting
1. Functional specification description
2. Selecting suppliers
3. Price determination
4. Impack of material requirements planning and purchasing
5. Some organization implications of supply chain management
6. Demand management
7. Charactreristics of demand
8. Principles of forcasting
9. Collecting and preparation data
10. Forcasting techniques.
11. Seasonality.
12. Tracking the forcast.

Order Quantity and Independent Demand Ordering System
1. Economic order quantity (EOQ)
2. Variations of the EOQ model
3. Periode order quantity (POQ)
4. Determining safety stock
5. Determining service levels
6. Periodic review system

Rute ke STIE Triguna Bogor :
Untuk menuju ke STIE Triguna kalau dari Jl. Raya Pajajaran menuju Tajur, putar balik di ujung sebelum traffic light (dekat Ekalokasari Plaza), kemudian belok kiri ke arah Asinan Gedong Dalem (atau Martabak Mungil), di ujung jalan tersebut (Jl. Sukasari) harus belok kiri, setelah pom bensin sebelah kiri itulah lokasi gedung STIE Triguna. Harus hati2 sebelum dan sesudah pom bensin banyak angkot dan L300 ngetem (biasanya macet).
Atau
Dari terminal Baranangsiang ( Bogor ), naik angkot 13 yang ke arah
Ramayana, lalu turun di Bogor Plaza . Dari Bogor Plaza naik angkot 02
Sukasari, lalu turun di depan kampus STIE Triguna (dekat pom bensin
sukasari). Ini rute macet.

Fire Flame

IMGP9845

Focal Length 65 mm
F-Number F/4.5
Exposure Time 1/80 sec
ISO Speed ISO-400

Photography-Tugu Kujang Bogor

Sudah lama ingin meng-foto Tugu Kujang Bogor yang berada di jalan Pajajaran Bogor, tugu merupakan simbol dari kota Bogor, selain Kebun Raya Bogor maka ada Tugu Kujang (kujang merupakan senjata tradisional untuk masyarakat Bogor).

IMGP9552

Focal Length 28mm
F-Number F/7.1
Exposure Time 1/250 sec.
ISO Speed ISO-400

Merindukan Pemimpin seperti Nabi Saw

artike ini diambil dari http://www.dakwatuna.com/2011/02/11192/beruswah-terhadap-nabi-muhammad/

Pada suatu ketika Nabi saw menjadi imam shalat. Dilihat oleh para sahabat, pergerakan Nabi antara satu rukun ke rukun yang lain agak melambat dan terlihat sukar sekali. Dan mereka mendengar bunyi gemeretak seakan sendi-sendi di tubuh Nabi mulia itu bergeser antara satu dengan yang lain. Lalu Umar ra tidak tahan melihat keadaan Nabi yang seperti itu langsung bertanya setelah shalat.

‘Ya Rasulullah, kami melihat sepertinya engkau menanggung penderitaan yang amat berat. Sakitkah engkau ya Rasulullah?”

“Tidak, ya Umar. Alhamdulillah, aku sehat wal ‘afiat.”

“Ya Rasulullah.. .mengapa setiap kali engkau menggerakkan tubuh, kami mendengar suara gemeretak pada sendi-sendi tulangmu? Kami yakin engkau sedang sakit…” desak Umar penuh cemas.

Akhirnya Rasulullah mengangkat jubahnya. Para sahabat amat terkejut. Ternyata perut beliau yang kempis, kelihatan dililit sehelai kain yang berisi batu kerikil, untuk menahan rasa lapar beliau. Batu-batu kecil itulah yang menimbulkan bunyi gemeretak setiap kali bergeraknya tubuh beliau.

“Ya Rasulullah! Apakah saat engkau menyatakan lapar dan tidak punya makanan, kemudian kami tidak akan mengusahakannya buat engkau?’

Lalu Nabi saw menjawab dengan lembut, “Tidak para sahabatku. Aku tahu, apa pun akan engkau korbankan demi Rasulmu. Tetapi apakah akan aku jawab di hadapan ALLAH nanti, apabila aku sebagai pemimpin, menjadi beban kepada umatnya?’ ‘Biarlah kelaparan ini sebagai hadiah ALLAH buatku, agar umatku kelak tidak ada yang kelaparan di dunia ini lebih-lebih lagi tiada yang kelaparan di Akhirat kelak.”

saya bold kalimat ini -> apa yang akan aku jawab di hadapan ALLAH SWT nanti, apalagi aku sebagai pemimpin menjadi beban kepada umat nya, alangkah indahnya pribadi Nabi Muhammad Saw ini dan harusnya ini dicontoh semua pemimpin yaitu jangan sampai pemimpin itu menjadi beban untuk yang dipimpin.

2011-08-08 094929