Robby Journey

Entries categorized as ‘motivasi’

pengguna warnet (warung internet)

January 29, 2009 · 8 Comments

tadi malam karena ada perlu mau kirim email akhirnya ke warnet (warung internet) di dekat rumah, udah lama sekali tidak warnet karena di tempat kerja ada fasilitas untuk internet jadi jarang deh ke warnetnya.

cuman tadi malam ada sesuatu yang amazing (kagum) buat saya, ceritanya setelah masuk ke warnet dan tanya sesuatu dulu akhirnya kebagian deh PC untuk internet, disebelahnya saya ada seorang cewek yang kesal karena leletnya koneksi internet dari mulutnya keluar keluhan, awalnya cuek aja deh setelah login ke PC dan ternyata memang lambat sekali koneksi apalagi dalam keadaan buru-buru untuk kirim email (kenapa yah jika dalam keadaan buru-buru atau terdesak selalu aja ada sesuatu yang membuat kita kesal ).

setelah menunggu sekitar 10 menit akhirnya email bisa dikirim juga sambil menunggu email terkirim akhirnya saya blogwalking dulu deh sekalian kasih komentar di blog orang lain, selang 10 menit kemudian cewek di sebelah saya akhirnya selesai browsing dan logoff dari PC tsb.

nah bagian ini lah yang membuat saya amazing dan ter kagum-kagum,  setelah di sebelah saya pergi akhirnya ada seorang ibu yang mayan tua mungkin umurnya sekitar umur ibu saya sekitar 45 atau 50 tahun menggantikan cewek tsb saya pikir ibu hanya ingin duduk saja ternyata ibu ini login ke PC dan kalau dilihat dari cara login sepertinya sudah mahir sekali dan yang kagumnya adalah ibu ini langsung buka facebook, mantap sekali kan. saya tidak menyangka hal ini soalnya saya pikir facebook dan internet tidak akan dikenal oleh ibu ini tapi ternyata ibu ini sangat mengenal baik sekali facebook dan terutama lagi internet.

ini yang buat saya kagum ternyata ibu ini sudah sangat mengenal teknologi dan tidak mau ketinggalan oleh yang muda, dan buat saya hal ini membuat saya harus memacu terus diri saya sendiri untuk lebih mau banyak belajar dan sharing karena belajar tidak mengenal usia, semua orang harus belajar untuk maju. dan untuk yang muda ayo terus belajar, berkarya dan sharing.

terima kasih ibu yang bermain internet, Anda memacu saya untuk terus belajar, berkarya dan sharing.

Categories: daily · moment · motivasi

jangan menyalahkan, check ur self

December 24, 2008 · 8 Comments

A :  ” project gw gagal karena si X tidak mau bekerjasama “

A : ” gw ga lulus nih karena dosennya killer”

A : ” harusnya mereka itu mau mendengarkan gw jadi projectnya bisa berhasil “

pernah mengalami hal di atas atau merasakan seperti di atas di mana ada kegagalan terus berusaha untuk membela diri sendiri dengan mencari penyalahan atas kegagalan tsb, mencari penyalahan dilakukan bisa kepada orang atau sistem atau karena kondisi tertentu.

menurut gw sih itu sesuatu yang manusiawi sekali atau wajar lah dibilangnya karena kita kecewa karena sesuatu hal, padahal kita sudah menaruh harapan bahwa hal itu akan berhasil. ditambah lagi jika orang lain menaruh harapan supaya kita berhasil maka ini jadi beban dan jika tidak berhasil maka bisa membuat kita menyalahkan orang lain atau sistem atau kondisi tertentu.

terus gimana dong ???

karena berusaha mencari pembelaan diri maka hal ini wajar saja tapi jangan berlarut dong apalagi jika sampai menyimpan sesuatu perasaan yang tidak baik maka hal ini tidak wajar lagi.

supaya kita tidak jadi pribadi yang negatif maka perasaan kecewa segera jadikan menjadi hal yang positif caranya segera evaluasi kenapa hal itu gagal atau tidak sesuai dengan harapan kita, evaluasi ke diri kita sendiri sebelum menyalahkan orang lain, karena siapa tahu saja ternyata ini kita yang kurang maksimal dalam proses tsb cuman karena kita punya harapan supaya berhasil dan ditambah ada harapan orang lain yang kita pikul maka hal ini membuyarkan penilaian kita untuk hal ini.

setelah evaluasi, maka ambil langkah-langkah supaya hasil evaluasi atas diri kita sendiri (penyebab gagal) bisa dijadikan motivasi terhadap diri sendiri untuk membuktikan bahwa kita mempunyai kualifikasi yang lebih. kalau kata big bro sih mundur 1 langkah untuk kemudian segera berlari secepatnya mengejar ketinggalan.

karena buat kecewa terhadap kegagalan terus kita sesali lebih baik perbaiki diri kita sendiri untuk lebih baik dan buat kita memang selalu akan lebih baik dalam segala hal, jadikan setiap kegagalan sebagai motivasi supaya kita terus menjadi yang lebih baik.

Categories: moment · motivasi · sharing tulisan

terjebak kah kita (intropeksi)

October 24, 2008 · 8 Comments

ceritanya setelah sekian lama (kesannya sudah lama tak jumpa) akhirnya ke Jakarta tepatnya ke kantor pusat karena hari itu ada sharing pengetahuan dalam pekerjaan. sharing pengetahuan sampai jam 1/2 12 siang. setelah kembali ke habitat di mana orang-orang bekerja hehehe.

baru duduk ternyata sudah ada komplain yang harus segera diselesaikan dengan segera, kemudian membajak PC orang lain untuk mengerjakan komplain tsb. cuman waktu makan siang sudah memanggil akhirnya ditunda dulu, maklum makan siang baru big bro dan si ua.

beres makan kita berdua (gw ama big bro) keluar deh ceritanya supaya fresh (padahal di Jakarta tidak ada tempat yang fresh yang ada debu dan panas), akhirnya gw memberikan usul yaitu nyoda yuukk (soda susu red-). terus tiba-tiba big bro nyeletuk nyoda beneran yah jangan kayak yang di cipayung nyoda boongan.

nyoda susu di cipayung ternyata soda susu sudah diadukin ama yang punya warungnya, padahal biasanya dikasih botol soda dan segelas es dan susu

inget hal itu kita langsung ngakak abis karena kejanggalan dalam nyoda dan ternyata kita udah kayak ahli kuliner hehehe :) .

pergi ke warung untuk nyoda susu ternyata memberi suatu inspirasi dan pelajaran (bijak sekali yah padahal cuman intropeksi diri). sejak perjalanan dari gerbang kantor sampai menuju warung soda susu, dibicarakan banyak hal mulai dari nyoda boongan, kerjaan, kabar teman-teman dan yang seru adalah blog elo update ga.

blog update atau ga adalah hal yang menarik karena kita berdua adalah blogger (big bro yang mengenalkan dunia blog) cuman saat ini kita berdua jarang update. malah sekedar mengucapkan selamat hari raya idul fitri tidak bisa tepat waktu, walaupun di postingan ada juga (akhirnya).

sebenarnya banyak ide, kejadian dan curhat untuk dituangkan ke blog cuman ga tau tidak bisa update blog ini, padahal bisa browsing malah gw sendiri mempunyai tools untuk blogging cuman ga tau blog ini tidak update padahal kalau dulu pernah mencanangkan 1 minggu bisa beberapa kali posting cuman sekarang malah tidak bisa, sedihnya dan hal ini dialami dengan big bro juga.

setelah diskusi berdua, akhirnya big bro berkata jangan-jangan kita terjebak dengan rutinitas kerjaan atau kitanya terlalu sibuk ama kerjaan yang ada. cuman setelah dipikir-pikirnya sepertinya gw memang sudah terjebak dengan rutinitas padahal blog ini adalah sarana untuk menyegarkan diri supaya bisa lebih dalam bekerja.

mudah-mudahan gw tidak terjebak dalam kerjaan soalnya jika terjebak bisa membuat diri ini malas berkembang dan menurunkan produktifitas kerja. big bro ayo jangan terjebak.

Categories: daily · motivasi · unek-unek
Tagged: , , , ,

BusinessPassion

August 11, 2008 · 2 Comments

Ada satu acara di MetroTV pada malam minggu (sabtu malam) tentang Biography orang-orang yang sukses, bercerita tentang bagaimana perjuangan mereka untuk sukses, bagaimana sikap mental mereka dalam menghadapi kegagalan dalam berbisnis cuman ada satu hal yang sangat menarik yaitu KECINTAAN (passion in business) mereka terhadap bisnis yang mereka lakukan.

Suatu pelajaran yang bisa dipetik dan diterapkan dalam kehidupan kita ini supaya bisa mengikuti jejak-jejak mereka yang telah sukses. Bagaimana mereka yang telah sukses dalam berbisnis dimulai dikarenakan karena mereka cinta terhadap bisnis mereka dan ingin supaya merk (brand) bisnis mereka bisa terkenal ke seluruh dunia dan menjadi nomor satu. Rasa cinta terhadap bisnis mereka yang menyebabkan mereka bertahan walaupun bisnis mengalami kegagalan, kegagalan tsb tidak membuat mereka putus asa dalam berbisnis. Malah dengan kecintaan itu membuat mereka bisa melihat suatu mimpi masa depan yang tidak bisa oleh orang yang lain, dengan mimpi dan cinta membuat mereka berjuang terus dan dengan kemampuan mereka, sikap mental, melihat banyak peluang yang bisa dimanfaatkan dan akhirnya mereka berhasil menggapai yang namanya sukses dan hal ini bisa dilihat oleh banyak orang, tetapi sikap mental yang membuat mereka tidak berleha-leha setelah sukses tetapi terus berjuang untuk meraih sukses yang lain.

Ada suatu perbuatan yang dilakukan mereka sukses ini yaitu bagaimana mereka dikarenakan kecintaan membuat mereka mau dan rela melayani customer mereka secara langsung, tidak gengsi padahal mereka ini adalah pemilik perusahaan. Dan mereka sangat menikmati bagaimana mereka berinteraksi dengan customer secara langsung, bagaimana menjalin komunikasi dengan customernya, dibenak mereka semua orang adalah customer yang harus dilayani dan dibuat senang supaya tidak kecewa. Dan hal ini yang jarang bisa dilihat oleh para pemimpin perusahaan yang ada di Indonesia, mungkin hal ini juga yang membuat mengapa perusahaan di Indonesia belum bisa men-dunia.

Tantangan buat kita semua dan buktikan bahwa kita bisa menjawab tantangan tersebut.

Categories: Manajemen · motivasi · sharing tulisan
Tagged: , , , ,

learning organization

August 8, 2008 · 4 Comments

awalnya dapat email dari atasan yang menantang siapa orang yang mau menjadi agen perubahan , orang-orang yang “haus” akan ilmu dan menyampaikan hal-hal yang menarik berdasarkan fakta atau lesson learned. dari hal ini maka dicoba mencari lebih banyak informasi tentang learning organization hasil pencarian maka didapat hal yang menarik untuk dibahas, saya mengambil referensi dari International Workshop: Creating A Learning Organization in Your Company, yang diselenggarakan 17 Mei 2005 oleh Sekolah Bisnis dan Manajemen ITB dan juga tulisan dari Leksana TH dengan judul Learning Organization.

latar belakang learning organization

didasarkan oleh perubahan dunia bisnis secara cepat dan tidak terduga, untuk selamat maka organisasi bisnis harus cepat membaca dan mengenali kondisi-kondisi baru dan segera beradaptasi terhadap perubahan itu. kunci utama agar selalu beradaptai dengan cepat dan tepat adalah menerapkan organisasi pembelajar atau learning organization.

pemahaman learning organization

learning organization adalah organisasi yang terlaltih dalam menciptakan, meraih, dan mengubah pengetahuan/informasi dan memperbaiki sikapnya untuk mencerminkan pengetahuan dan pandangan baru. ada 3 gelombang mengenai pembelajaran (learning) adalah (1) organisasi dan perusahaan berkonsentrasi pada peningkatan proses kerja (improve work process), dalam fase ini, muncul konsep “kaizen”, TQM dan konsep-konsep lain yang berbasiskan pada mengatasi hambatan dan batasan. (2) fase kedua memfokuskan pada peningkatan mengenai cara bekerja (improve how to work), fase ini berkutat pada improvisasi cara berpikir dan pembelajaran mengenai masalah-masalah sistem yang dinamis, kompleks dan mengandung konflik. (3) konsep pembelajaran benar-benar tertanam dalam organisasi sebagai cara pandang dan berpikir para pimpinan dan pekerja.

tahapan membangun learning organization

dalam artikel tsb diberikan contoh aplikasi konsep learning organization dari PricewaterHouseCoopers(PwC), awalnya adalah membangun knowledge management sebagai implementasi dari implementasi learning organization, PwC perusahaan yang bergerak pada bisnis konsultan maka dibutuhkan knowledge management yang kuat maka dibentuk Knowledge Management Departemen dalam Business Development. sharing informasi adalah kunci sukses, termasuk di dalamnya berbagi pengalaman kesuksesan dan kegagalan tender.

selain dari PwC, ada juga penerapan learning organization dari perusahaan Accenture, dipaparkan bagaimana perusahaan Accenture mendapatkan keuntungan dari organisasi “belajar” yaitu organisasi tsb dapat menjadi lebih efisien, efektif, serta fleksibel. yang menarik adalah pembelajaran adalah kehidupan itu sendiri.

dari contoh di atas untuk membangun suatu learning organization diperlukan komitmen yang kuat dari pemegang saham dan top manajemen. selain itu diperlukan perubahan sistem dan struktur organisasi yang tepat dan efektif, pembagian tugas, alokasi tanggung jawab, proses bisnis yang efektif, fasilitas pembelajaran sesuai kebutuhan peningkatan kompetensi inti perusahaan. penggunaan peta kompetensi yang berisi kelengkapan kompetensi human interaction effectiveness, leadership, characters, kompetensi teknis, pengetahuan industri beserta teknologinya menjadi prasyarat mutlak jika ingin berhasil membangun learning organization.

pilar-pilar dalam learning organization

menurut Peter Senge ada lima displin (pilar) untuk membuat organisasi menjadi organisasi pembelajar yaitu (1) personal mastery – belajar untuk memperluas kapasitas personal dalam mencapai hasil kerja yang paling diinginkan dan menciptakan organisasi yang menumbuhkan seluruh anggotanya untuk mengembangkan diri mereka menuju pencapaian sasaran dan makna bekerja sesuai dengan harapan yang mereka pilih. (2) mental models – proses bercermin, sinambung memperjelas, dan meningkatkan gambaran diri kita tentang dunia luar dan melihat bagaimana mereka membentuk keputusan dan tindakan kita. (3) shared vision – membangun rasa komitmen dalam suatu kelompok, dengan mengembangkan gambaran bersama tentang masa depan yang akan diciptakan, prinsip dan praktek yang menuntun cara kita mencapai tujuan masa depan tsb. (4) team learning – mentransformasikan pembicaraan dan keahlian berpikir (thinking skills), sehingga suatu kelompok dapat secara sah mengembangkan otak dan kemampuan yang lebih besar dibanding ketika masing-masing anggota kelompok bekerja sendiri. (5) systems thinking – cara pandang, cara berbahasa untuk menggambarkan dan memahami kekuatan dan hubungan yang menentukan perilaku dari sistem.

hambatan penerapan learning organization

hambatan yang terjadi dalam penerapan learning organization di Indonesia tentang fairness yang membebani perusahaan, isu yang paling kuat adalah ketidakadilan dalam sistem penggajian, jadi bagaimana mungkin mungkin perusahaan bisa mendapatkan komitmen yang tinggi dari anggota dalam perusahaan jika jenjang penggajian sangat jauh sekali, di mana perbedaan gaji, fasilitas, dan “penghasilan” yang sangat jauh sekali di bawah staffnya.

hambatan yang lain adalah keterbatasan dalam memperoleh informasi, jadi bagaimana mengharapkan team learning bisa share pengetahuan jika informasi akan pengetahuan sangat minim, mahal dan hanya bisa dinikmati oleh segelintir orang. padahal informasi akan pengetahuan jika mudah diperoleh maka bisa digunakan untuk mentransfer pengetahuan ke yang lainnya.

perusahaan seperti apa yang berhasil dalam learning organization

tidak sedikit perusahaan yang meng-klaim telah berhasil dalam learning organization, tetapi jika diteliti lebih dalam dalam prakteknya hanya sebatas membentuk tim yang masing-masing anggotanya ditugasi mencari pengetahuan kemudian dibuat forum untuk saling mengajarkan ke yang lainnya. di bawah ini ada pertanyaan untuk meninjau apakah dan cermin apakah suatu organisasi layak disebut sebagai learning organization :

- apa benchmark yang digunakan sehingga suatu perusahaan sudah bisa mengatakan dirinya adalah learning organization ?

- apa praktek-praktek berorganisasi yang telah dijalankan ?

- bagaimana karyawan dipromosikan ? siapa yang dipromosikan ? berdasarkan kriteria apa (yang sesungguhnya terjadi dalam proses promosi) ?

- adakah upaya perusahaan secara sistematis untuk mengidentifikasi kebutuhan pengembangan kompetensi teknis, manajemen maupun kepemimpinan ?

- bagaimana karyawan memperoleh pengetahuan, keahlian dan pengalamannya ?

- apakah pelatihan karyawan dilakukan sistematis, memiliki objektif yang jelas, terukur hasil pelatihan, ada perhitungan cost dan benefitsnya ?

- seberapa cepat dan seberapa besar volume pertumbuhan kapasitas dan akuisisi pengetahuan, keahlian dan pengalaman karyawan yang bekerja di perusahaan yang mengklaim dirinya learning organization ?

- siapa karyawan yang keluar dari perusahaan (yang baik, good quality atau justru sebaliknya) ? mengapa mereka keluar ?

- berapa harga pasar karyawan yang keluar dari perusahaan tersebut (apakah ada perbedaan harga pasar yang mencolok antara mereka yang baru sebentar bekerja lalu keluar dan yang telah lama bekerja di perusahaan tersebut lalu keluar) ?

maka untuk membentuk suatu learning organization membutuhkan  keinginan kuat serta KERELAAN dari pemilik perusahaan untuk menginvestasikan reianed profit dalam bentuk pengembangan sistem organisasi, pertumbuhan “people” dan membuat organisasi bisnis tidak semata menjadi ‘ecomonic animal’ dan ‘profit making machine’.

selain itu, untuk mewujudkan learning organization ada kata kunci yaitu berbagi. kemauan berbagi adalah sifat dasar organisasi yang belajar; berbagi pengalaman sukses dan gagal. pola pikir ’saya sukses dengan begini dan saya mau kamu juga sukses seperti saya dengan begini’ serta ’saya gagal karena ini dan saya tidak mau kamu gagal karena ini’ harus menjiwai tiap individu dalam organisasi.

untuk menyukseskan suatu learning organization dalam upaya selamat menghadapi berbagai masalah baru dan perubahan zaman. untuk itu, baiklah dimulai dengan satu pertanyaan sederhana untuk diri kita sendiri dan orang yang terlibat dalam organisasi yaitu MAUKAH BERBAGI ?

Categories: Manajemen · motivasi · renungan · sharing tulisan
Tagged: , , , , , , , , ,

Gugur Bunga (Pahlawanku)

August 4, 2008 · 2 Comments

Gugur Bunga

Pencipta Lagu : Ismail Marzuki

Betapa hatiku takkan pilu
Telah gugur pahlawanku
Betapa hatiku takkan sedih
Hamba ditinggal sendiri

Siapakah kini plipur lara
Nan setia dan perwira
Siapakah kini pahlawan hati
Pembela bangsa sejati

Reff :
Telah gugur pahlawanku
Tunai sudah janji bakti
Gugur satu tumbuh sribu
Tanah air jaya sakti

Lagu ini sering didengarkan setelah film G30S dan upacara peringatan untuk mengenang Pahlawan yang telah gugur memperjuangkan negara ini. lirik lagu ini tentang kerinduan terhadap para pahlawan yang telah gugur untuk memperjuangkan negara ini dan harapan akan muncul pahlawan yang lain di mana gugur satu dan tumbuh seribu pahlawan baru.

jika mendengarkan lagu rasanya merinding badan ini tetapi terpatri rasa nasionalisme ingin seperti para pahlawan yang telah gugur dan bertekad akan berjuang seperti para pahlawan untuk negeri ini. dan mudah-mudahan rasa nasionalisme untuk berjuang untuk negeri ini tertular juga terhadap para petinggi pemerintahan dan seluruh komponen anak negeri ini, berjuang seperti para pahlawan yang telah gugur. karena negeri ini memang butuh rasa nasionalisme seperti para pahlawan yang telah gugur karena negeri ini semakin terpuruk oleh segelintir anak negeri yang “memperjualkan negeri” untuk kepentingan pribadi atau golongan.

bangkitlah, berjuang untuk Indonesia

Categories: daily · motivasi · renungan · unek-unek
Tagged: , , , ,

Cukup Sebutir Beras (renungan)

July 18, 2008 · 2 Comments

tulisan ini didapat email dari teman dan ingin sharing untuk renungan kita.

Cina yang sekarang muncul sebagai negara super power dahulunya pernah sangat miskin. Dengan jumlah penduduk yang berjumlah 1 milyar kala itu bukan barang mudah bagi pemerintah Cina untuk mensejahterakan rakyatnya. Hutang luar negeri dari negara tetangga terdekat pun menjadi gantungan yaitu dari negara Uni Sovyet. Alkisah suatu hari terjadi perselisihan paham antara Mao Zedong pemimpin Cina era itu dengan pemimpin Sovyet. Perselisihan begitu panas sampai keluar statement dari pemimpin Sovyet, “Sampai rakyat Cina harus berbagi 1 celana dalam untuk 2 orang pun, Cina tetap tidak akan mampu membayar hutangnya.”



Ajakan Mao kepada rakyatnya adalah menyisihkan 1 butir beras,
ya, hanya 1 butir beras untuk setiap anggota keluarga, setiap kali mereka akan memasak. Jika 1 rumah tangga terdiri dari 3 orang maka cukup sisihkan 3 butir beras. Beras yang disisihkan dari 1 Milyar penduduk Cina tersebut, tidak dikorupsi tentunya akan menghasilkan 1 milyar butir beras setiap hari. Hasilnya dikumpulkan ke pemerintah untuk dijual. Uangnya digunakan untuk membayar hutang kepada negara pemberi hutang, yang telah menghina mereka. Akhirnya Cina berhasil melunasi hutang mereka ke Sovyet dalam waktu yang sangat cepat.
 

 

Maukah kita?

APAKAH KITA SUDAH LUPA AKAN BUDAYA GOTONG ROYONG BANGSA KITA,.???


Pepatah mengatakan “Orang Pintar Belajar dari Pengalaman” dan “Orang Bijak Belajar dari Pengalaman Orang lain”.

Categories: motivasi · renungan
Tagged: , , , , , ,

100 post

July 14, 2008 · 2 Comments

100post

100post

 hari ini 14 Juli 2008, gw udah bisa mem-publish 100 post, percaya tidak percaya sih cuman memang sudah 100 post yang dipublish tapi merasa belum merasa belum bisa menghasilkan tulisan yang baik, dan akan berusaha untuk lebih baik lagi dalam menghasilkan tulisan.

Categories: daily · journey · motivasi
Tagged: , , ,

dianggap ahli

July 3, 2008 · 6 Comments

seorang ahli atau expert adalah seseorang yang menguasai seluk beluk suatu bidang ilmu atau pengetahuan, jika ditanya maka atas bidang ilmu atau pengetahuan maka seorang ahli bisa menjawab dengan sangat baik dan detail juga dipahami oleh si penanya (pendapat pribadi).

saya suka ketemu dan berkomunikasi dengan ahli suatu bidang dan kebetulan saya ikut organisasi yang berkecimpung di bidang SCM (Supply Chain Management), ketika ketemu dengan ahli (mereka sebagai tutor yang mengajar) ini, mereka jika menerangkan sesuatu maka mempunyai struktur penjelasan yang sangat baik dan yang pasti dipahami oleh pihak yang menanyakan, termasuk juga jika ditanya terhadap suatu permasalahan maka mengalir lah semua jawaban atas masalah tsb. itu yang saya kagumi karena pengetahuan mereka ditambah pengalaman terhadap ilmu yang mereka kuasai dan yang pasti jadi mudah dalam memahami sesuatu.

nah sekarang yang menjadi masalah adalah ada beberapa menganggap saya sebagai ahli, hal ini menambah beban dikarenakan saya merasa belum cukup ilmu dan pengalaman, malah saya suka minta nasihat ke teman-teman saya jika ada suatu permasalahan, dan malah ada yang memberi suatu komentar kepada saya bahwa mereka (teman-teman yang bertanya kepada saya) menaruh harapan yang tinggi kepada saya untuk memberi suatu solusi, beban yang sangat berat karena takut tidak bisa memenuhi harapan mereka.

tetapi yang pasti jika mereka (teman-teman yang bertanya) saya akan berusaha menjawab dan membantu dengan kemampuan yang saya miliki, jika saya tidak bisa maka saya akan berusaha untuk mencari jawaban dengan cara menanyakan kepada orang yang lebih banayk ilmu dan pengalaman dan saya berusaha untuk terus belajar supaya bisa menjawab pertanyaan atau memberi solusi.

terima kasih kepada teman-teman yang sudah bertanya tentang banyak hal karena dengan kalian bertanya kepada saya artinya kalian percaya kepada saya untuk memberikan suatu jawaban atau solusi dan mohon maaf jika jawaban atau solusi belum bisa memenuhi harapan kalian (saya belum menjadi ahli).

Categories: daily · journey · motivasi
Tagged: , , , , , , ,

KISS (Keep It Simple & Sweet)

June 30, 2008 · 6 Comments

 Keep It Simple & Sweet  :)
berikut kasus-kasus menarik…kita-kita yang berkutat di pekerjaan-pekerjaan improvement bisa belajar dari tiga kasus di bawah ini.

Kasus 1 :
 
Salah satu dari kasus yang ada adalah kasus kotak sabun yang kosong, yang terjadi di salah satu perusahaan kosmetik yang terbesar di Jepang. Perusahaan tersebut menerima keluhan dari pelanggan
yang mengatakan bahwa ia telah membeli kotak sabun (terbuat dari bahan kertas) kosong. Dengan segera pimpinan perusahaan menceritakan masalah tersebut ke bagian pengepakan yang bertugas untuk memindahkan semua kotak sabun yang telah dipak ke departemen pengiriman. Karena suatu alasan,
ada satu kotak sabun yang terluput dan mencapai bagian pengepakan dalam keadaan kosong. Tim manajemen meminta para teknisi untuk memecahkan masalah tersebut.

Dengan segera, para teknisi bekerja keras untuk membuat sebuah mesin sinar X dengan monitor resolusi tinggi yang dioperasikan oleh dua orang untuk melihat semua kotak sabun yang melewati sinar tersebut
dan memastikan bahwa kotak tersebut tidak kosong. Tak diragukan lagi, mereka bekerja keras dan cepat tetapi biaya yang dikeluarkan pun tidak sedikit.

Tetapi saat ada seorang karyawan di sebuah perusahaan kecil dihadapkan pada permasalahan yang
sama, ia tidak berpikir tentang hal-hal yang rumit, tetapi ia muncul dengan solusi yang berbeda.
Ia membeli sebuah kipas angin listrik untuk industri yang memiliki tenaga cukup besar dan mengarahkannya ke garis pengepakan. Ia menyalakan kipas angin tersebut, dan setiap ada kotak sabun yang melewati kipas angin tersebut, kipas tersebut meniup kotak sabun yang kosong keluar
dari jalur pengepakan, karena kotak sabun terbuat dari bahan kertas yang ringan.

Kasus 2 :
 
Pada saat NASA mulai mengirimkan astronot ke luar angkasa, mereka menemukan bahwa pulpen mereka tidak bisa berfungsi di gravitasi nol, karena tinta pulpen tersebut tidak dapat mengalir ke mata pena.
Untuk memecahkan masalah tersebut, mereka menghabiskan waktu satu dekade dan 12 juta dolar.
Mereka mengembangkan sebuah pulpen yang dapat berfungsi pada keadaan-keadaan seperti gravitasi nol, terbalik, dalam air, dalam berbagai permukaan termasuk kristal dan dalam derajat temperatur mulai
dari di bawah titik beku sampai lebih dari 300 derajat Celcius.

Dan apakah yang dilakukan para orang Rusia ?.
Mereka menggunakan pensil !!

Kasus 3 :
 
Suatu hari, pemilik apartemen menerima komplain dari pelanggannya. Para pelanggan mulai merasa waktu tunggu mereka di pintu lift terasa lama seiring bertambahnya penghuni di apartemen itu.
Dia (pemilik) mengundang sejumlah pakar untuk men-solve.

Satu pakar menyarankan agar menambah jumlah lift. Tentu, dengan bertambahnya lift, waktu tunggu jadi berkurang. Pakar lain meminta pemilik untuk mengganti lift yang lebih cepat, dengan asumsi, semakin cepat orang terlayani.
Kedua saran tadi tentu memerlukan biaya yang tidak sedikit.

Tetapi, satu pakar lain hanya menyarankan satu hal, “Inti dari komplain pelanggan anda adalah mereka merasa lama menunggu”.
Pakar tadi hanya menyarankan untuk menginvestasikan kaca cermin di depan lift, agar pelanggan teralihkan perhatiannya dari pekerjaan “menunggu” dan merasa “tidak menunggu lift”.

Moral cerita ini adalah sebuah filosofi yang disebut KISS (Keep It Simple & Sweet) atau ada jg yg menyebutnya Keep It Simple Stupid,  yaitu selalu mencari solusi yang sederhana, sehingga bahkan orang bodoh sekalipun dapat melakukannya.
Cobalah menyusun solusi yang paling sederhana dan memungkinkan untuk memecahkan masalah yang ada.
Maka dari itu, kita harus belajar untuk fokus pada solusi daripada pada berfokus pada masalah.

*”Bila kita melihat pada apa yang tidak kita punya di  dalam hidup kita, kita tidak akan memiliki apa-apa. *

*Tetapi bila kita melihat pada apa yang ada di tangan kita, kita memiliki segalanya.”*

Categories: Manajemen · motivasi · sharing tulisan
Tagged: , , , , , , , , ,