Bogor (Cibatok) Hujan Es

Posted on Updated on

Tanggal 15 Oktober 2007, 2 hari setelah Idul Fitri 1428 H, gw dan keluarga ber-silahturahmi dengan keluarga dari nyokap di Cibatok, berangkat dari rumah jam 13.00 sampai di tempat tujuan jam 14.55, biasanya perjalanan dari Pagelaran (tempat gw tinggal) ke Cibatok hanya butuh waktu sekitar 45 menit dikarenakan suasana Idul Fitri jadi macet di mana-mana, tetapi setelah di cek ternyata kemacetan itu disebabkan karena volume kendraan yang banyak aja (kyk reportase mudik yah J), tetapi bukan itu yang ingin gw sampaikan.

Setelah solat dzuhur dan ngobrol dengan keluarga yang lain, tentang anak, kabar, pekerjaan, kesehatan anggota keluarga yang lain dan juga membahas kenapa macet dalam perjalanan hehehe. Sekitar jam 16.00 kurang ternyata langit menjadi mendung dan gelap sekali, tanda-2 akan hujan deres dan lama, tepat jam 16.00 ternyata hujan deres tetapi anehnya kok di atas genting ribut sekali seperti kejatuhan benda-2 kecil yang banyak, setelah di cek keluar ternyata hujan disertai batu-2 es kecil dan juga angin yang bertiup kencang sekali.

 Semakin lama, hujan tsb semakin banyak es batunya dan juga angin semakin kencang, gw mengalami 2 kali hujan dengan es batu (dengan yang ini) selama hidup gw, pertama hujan dengan es batu dialami di saat Bogor akan menyelenggarakan KTT APEC di Istana Bogor, menurut cerita yang beredar saat itu, hujan tsb tanda bahwa KTT APEC tidak diperkenankan utk diselenggarakan di Istana Bogor, dan juga ada beberapa kejadian yang menarik ternyata hujan tsb hanya dialami di luar Istana Bogor dan juga ada beberapa pohon yang besar yang terangkat dari akar-2 nya seakan-2 pohon tsb diangkat oleh seseorang atau sesuatu.

Dan tanggal 15 Oktober 2007 gw mengalami hujan dengan es batu lagi, hal jarang ditemui utk negara seperti Indonesia, soalnya Indonesia hanya mengenal dua musin aja yaitu kemarau dan penghujan, cuman untungnya hujan tsb hanya berselang sekitar 10 menit aja soalnya jika berlangsung lama bisa menyebabkan kerusakan yang banyak, soalnya dengan hujan 10 menit aja menyebabkan sebagian lingkungan di sekitar rumah saudara gw mengalami kerusakan seperti ada pohon yg roboh, pohon pisang yang rusak dikarenakan terpaan angin yang kencang.

butiran es

Oh ya, selama hujan tsb gw sempet mengabdikan momen hujan es batu dengan kamera digital cuman utk foto gw tunda dulu soalnya belum sempet di download dikarenakan kamera digital punya kakak gw yang di Jakarta, katanya akan di kirim via email beserta foto-2 yang lain.

Btw, enak juga yah bisa menceritakan hal ini melalui blog, soalnya gw pgn orang lain tahu apa yang terjadi di luar lingkungan mereka dan kata temen gw (sikendi.worpress.com) update terus blog elo hehehe dan akhirnya gw bisa update juga blog gw dengan cerita keseharian gw dan mdh-2 an gw makin mahir dengan tulisan yang lain yan dan bermanfaat buat orang lain.

Thanks yah, tulisan ini gw buat jam 22.56 wib tanggal 17 Okt 2007 sekalian nonton Lost In Space di TransTV (gw seneng banget film dengan tema science fiction).

update foto.

efek hujan es

4 thoughts on “Bogor (Cibatok) Hujan Es

    berthes04 said:
    October 23, 2007 at 3:08 am

    Hi…Robby
    Gw berthes, dari jkt, sama – sy juga orang IT.
    Rencanannya, akhir november nanti mo ke cibatok bareng teman2, ke gn.bunder sekalian ke curug disekitar sana ? bisa kasih info jalan menuju kesana, and tempat nge-camp yang assik sebelah mana?

    Thanks yah…..keep blog

    sikendi said:
    November 1, 2007 at 10:05 am

    es nya mana? kok ga di poto?
    yup gw juga ngerasain pas yang KTT APEC pas jaman gw ES-EM-A
    karena sekarang domisili gw di depok dan hanya weekend aja gw ke kota kecintaan gw…..🙂

    *sambil nyerut es sisa hujan😛

    Ondemande said:
    October 5, 2008 at 7:37 am

    Unik ya, kemarin tgl 4 Oktober 2008 yaitu juga 2 hari setelah lebaran sekitar jam 4 sore dalam perjalanan balik dari Bogor ke Jakarta juga terjadi hujan deras dengan angin kencang. Tiba-tiba turun hujan es yang walaupun tidak banyak tapi cukup membuat kaget karena ketika terkena badan mobil menimbulkan bunyi yg cukup berisik.

    Coba perhatikan waktunya yg tepat 1 tahun dan 2 hari setelah lebaran dan jam yg juga sama yaitu jam 4 sore. Unik ya?

    robbynovricanus responded:
    October 20, 2008 at 8:05 am

    @Ondemande, terima kasih atas kunjungannya.
    saya tidak memperhatikan hal itu, saya melihat ini sebagai fenomena alam yang luar biasa maklumlah jarang terjadi kejadian seperti ini.

    Lebaran ini saya tidak mengalami kejadian hal ini.
    saya akan coba perhatikan untuk Lebaran Tahun Depan, Insya Allah bisa diberi umur untuk ketemu Ramadhan dan Lebaran tahun depan, Amin.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s