Menikmati Hujan

Posted on Updated on

Sabtu sore (31 Mei 2008 ) di Bogor (akhirnya) hujan lumayan deres, hampir sekitar 3 minggu terakhir di Bogor jarang hujan padahal Bogor dikenal sebagai kota hujan. sebelumnya di Bogor hanya terdengar suara geledek (bahasa sunda artinya petir) yang tidak tahu di hujan itu turun.
sore itu hujan juga, udara yang menyergap masuk ke kamar membuat saya terbangun untuk melihat hujan, setelah terkumpul semua roh, tidak tahu kenapa pingin sekali minum kopi (oooo karena pas bangun agak pusing akhirnya pingin minum kopi, ga ada hubungan cuman bisa menghilangkan pusing) dan teringat waktu dulu ketika kakek (alm) masih ada, beliau suka sekali diam di luar jika hujan turun, walaupun hujan deres ditambah petir tapi tetap saja beliau ada di luar, menikmati hujan sambil zikir. sore itu sekalian ingin napak tilas dan meniru kakek, akhirnya saya buat kopi terus bawa buku Laskar Pelangi dan menikmati hujan.
walaupun hujan diserta angin tetapi nikmat sekali anugerah hujan, membuat bumi segar dan hijau, yang pasti bersyukur karena hujan turun di lingkungan rumah dan hujan merupakan anugerah dari Yang Maha Kuasa.

3 thoughts on “Menikmati Hujan

    hanggadamai said:
    June 2, 2008 at 11:30 am

    bau hujan itu segar…

    Andre said:
    June 2, 2008 at 12:30 pm

    wah..saya juga suka dengan bau hujan…bau tanah kan? baunya bikin sejuk…:D

    robby responded:
    June 2, 2008 at 12:59 pm

    betul sekali, segernya tanah menambah segar hati kita, jadi makin menikmati hujan deh.

    terima kasih atas kunjungannya Andre dan (lagi) Hangga.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s