tragedi pembagian zakat

Posted on Updated on

pagi ini melihat berita pagi di TV tentang pembagian zakat yang di daerah Pasuruan yang berakhir dengan tragis di mana penerima zakat ada yang meninggal dunia diakibatkan berdesakan saat mau menerima zakat. harusnya hal ini tidak terjadi apalagi saat ini bulan suci Ramadhan, jika dilihat dari tahun lalu harusnya sudah bisa diambil suatu pelajaran karena tahun kemarin di tempat yang sama, pembagian zakat memang ada korban yang pingsan tetapi tidak ada yang meninggal dunia.

miris hati ini jika melihat kejadian pembagian zakat, di satu sisi penerima zakat yang sangat membutuhkan zakat tetapi di sisi lain harusnya yang membagikan zakat lebih bijak dalam mengatur pembagian zakat. soalnya uang yang diterima dalam zakat itu tidak sebanding dengan kejadian ini.

ada beberapa hal yang dijadikan pelajaran untuk kita semua jika melihat kejadian ini yaitu :

1. akan lebih baik jika membagikan zakat, orang yang membagikan langsung datang ke penerima zakat, ini sangat baik sekali selain tidak ada pengumpulan massa di suatu tempat, sebenarnya yang membagikan zakat sudah membantu penerima zakat dan penerima zakat jadi bisa melihat bagaimana kehidupan dari penerima zakat itu.

2. jika membagikan zakat terus dikumpulkan pada suatu tempat tertentu maka jangan dilakukan di siang hari karena menyebabkan kelelahan dan berdesakan ditambah penerima zakat juga lagi puasa, pilihlah waktu yang tepat atau datangi penerima zakat.

3. bekerja sama dengan pengurus mesjid untuk membagikan zakat atau badan amil zakat di daerahnya.

mudah-mudahan kita bisa mengambil hikmah atas kejadian, berharap juga Pemerintah lebih berperan aktif terhadap rakyat yang kurang mampu (sesuai dengan UUD 1945 pasal 34 bahwa fakir miskin dan anak-anak yang terlantar dipelihara oleh negara).

Ya ALLAH pemilik kehidupan ini, ampuni dosa mereka dan terimalah segala amal dari orang-orang yang menjadi korban atas tragedi pembagian zakat dan ampuni juga dosa Kami semua, amin.

9 thoughts on “tragedi pembagian zakat

    vizon said:
    September 16, 2008 at 9:01 am

    walau bagaimanapun, kita harus berterima kasih kepada h. syaikhon dan para korban. karena, dg peristiwa yg menimpa mereka inilah, kita semakin tersadarkan akan pentingnya zakat dilakukan dg ikhlas dan profesional…🙂

    warmorning said:
    September 16, 2008 at 9:17 am

    saya setuju dengan opsi pertama, kan yang punya kewajiban yang punya harta, mustinya die dong yg ngider bagi-bagiin hak orang lain, betul ?
    (ah gak jadi posting ttg ini, keduluan ente🙂 )

    robbynovricanus responded:
    September 16, 2008 at 10:06 am

    @vizon, terima kasih atas kunjungannya.
    salam kenal.
    Anda benar sekali, saya setuju pendapat Anda pentingnya zakat utk membersihkan harta dan ada rejeki orang lain dari harta kita.
    dan sekalian kudu dan mesti profesional supaya zakat jadi tepat sasaran dan tepat guna.

    terima kasih

    robbynovricanus responded:
    September 16, 2008 at 10:09 am

    @warmorning, terima kasih yah atas kunjungannya, salam kenal.

    betul sekali, jadi tidak ada pihak yang merasa penting, akan lebih indah jika kita bisa meringankan beban orang lain dalam hal ini mengantarkan zakat kepada yang berhak secara langsung.
    (posting saja tentang hal ini, supaya makin meluas pentingnya zakat, saya yakin posting Anda akan lebih baik dari posting saya).

    terima kasih

    Abeeayang™ said:
    September 16, 2008 at 10:49 pm

    irpnis sekalih yaks masyarakat kita…. 😦

    Abeeayang™ said:
    September 16, 2008 at 10:49 pm

    ironis sekalih yaks masyarakat kita…. 😦

    robbynovricanus responded:
    September 17, 2008 at 7:59 am

    @Abeeayang.
    yup bener sekali, mudah-mudahan kita bisa ambil hikmahnya untuk ini.

    terima kasih

    wahyukresna said:
    September 18, 2008 at 8:45 pm

    sedih T_T

    robbynovricanus responded:
    September 19, 2008 at 3:27 pm

    miris yah cuman kedepannya mudah-mudahan makin lebih baik dan hal ini bisa jadi pelajaran jika zakat akan lebih baik diantar langsung ke penerima zakatnya.

    terima kasih

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s