motor

TBFSTraveller – touring 2015 – Binuangeun

Posted on Updated on

135_1225

Setelah menunggu cukup lama akhirnya #TBFSFams #TBFSTraveller melakukan lagi touring dengan rute :

Berangkat : Bogor Kota – Leuwiliang – Jasinga – Rangkasbitung – Ciminyak – Gunung Kencana – Malingping – Muara Binuangeun.
Pulang : Muara Binuangeun – Malingping – Bagedur – Bayah – Cisolok – Pelabuhan Ratu – Cikidang – Cicurug – Caringin – Ciawi – Bogor Kota.

Touring ini terbilang lebih enak dikarenakan jalanan sudah okay dan tidak banyak ada kendala selama touring.

Untuk share foto-foto bisa dilihat di link -> https://www.flickr.com/gp/68302898@N05/QBK831

Semoga bisa melakukan touring di hari atau bulan-bulan berikutnya, aamiin

Advertisements

Catatan Membayar Pajak Kendaraan & Balik Nama Kendaraan part 2

Posted on

Pajak motor pertama sudah dibayarkan , berikutnya adalah membayar bea balik nama untuk motor satu lagi sebelum jatuh tempo, untuk bea balik nama, pembayaran dilakukan di samsat di Cibinong sebagai pusat pemerintahan kabupaten #Bogor. Perjalanan ditempuh cukup jauh juga ditambah macet karena perbaikan ruas jalan baru #Bogor ditambah perjalanan ditemani dengan guyuran hujan.

Sampai di samsat cibinong, perjuangan dimulai (sebenarnya sudah dimulai sejak berangkat dari rumah hehehe hujan dan macet) , walaupun banyak tawaran untuk dibantu cuman pingin tahu saja bagaimana jika urusan bea balik nama ini dilakukan sendiri, bakal serepot apa jika diurus sendiri.

Awalnya adalah bertanya bagaimana cara melakukan bea balik nama, ternyata untuk sekedar bertanya akan menjadi ajang untuk orang-orang tertentu untuk membantu dengan imbalan tentunya hehehe :).

Sekedar tips saja untuk awal maka lebih baik bertanya ke bagian fotocopy awalnya bilang mau fotocopy terus bilang saja mau perpanjang atau bea balik nama, maka petugas fotocopy akan meng-fotocopy semua dokumen yang dibutuhkan, karena saya mau bea balik nama maka yang difotocopy adalah BPKB sebanyak 2 kali dan 2 fotocopy utk KTP terus sekalian beli map dan petugas akan merapihkan dokumen tsb yang selanjutnya mesti cek fisik kendraan, oh ya jangan lupa bawa pulpen karena ada form yang mesti diisi dan jangan lupa beli meterai juga karena untuk bea balik nama dibutuhkan bukti pembelian, nah kalau tidak ada bukti pembelian maka bisa pakai kwitansi plus meterai 6000.

Beres fotocopy maka berikutnya adalah cek fisik, cek fisik adalah meng-gosok nomor mesin kendraan, nanti hasil gosokan tersebut akan ditempelkan ke form dan ditempel pada map yang seterusnya akan menuju Ruang Arsip. Ruang Arsip akan mencari berkas kendaraan yang akan bea balik nama. Jika melihat ruang arsip maka amazing karena banyak arsip kendaraan dan tidak tahu bagaimana mereka menyusun arsip-arsip tsb padahal jika melihat dari pengumuman pengambilan arsip diharuskan hanya 10 menit padahal kenyataan nya adalah harap harap sabar hehehe. Oh ya, untuk cek fisik dan pencarian arsip dikenakan biaya masing-masing 5 ribu rupiah.

Ternyata menunggu itu bukan berarti harus diam, harus aktif juga bertanya karena kejadian saya adalah menunggu dan diam (karena membaca harap harap sabar hehehe) tapi ternyata arsip saya tidak tahu sudah ketemu atau belum, eh ketika berinisiatif bertanya maka petugas arsip malah tidak tahu ada dokumen yang saya punya, maka panik lah tapi untungnya (Indonesia banget selalu untung) arsip saya sudah dibawakan ke ruang pengesahan (lupa nama ruangannya).

Dari ruangan tsb maka beralih ke ruang BPKB, di ruang BPKB disuruh mengisi form isian tentang data pribadi baru untuk kepemilikan kendraan, beres mengisi form diserahkan ke petugas dan dikenakan biaya sebesar Rp. 110.000 dan menunggu 1 bulan untuk pengambilan BPKB yang baru di Polres kabupaten #Bogor.

Beres dari ruang BPKB selanjutnya menuju ruangan untuk pembayaran STNK dan mengambil 2 formulir dari loket yang berbeda, isian formulir berupa nama kendaraan dan data pribadi. Beres mengisi 2 formulir tsb maka diserahkan ke bagian loket untuk kemudian menunggu (lagi) untuk pembayaran STNK yang baru. Mayan menunggu lama untungnya nama dipanggil sebelum jam istirahat artinya tidak harus tunggu lama lagi.

Datang ke kasir, kemudian diharuskan membayar sebesar Rp. 363.000 tetapi ketika terima nota pembayaran ternyata sebesar 362.500, ternyata ada selisih 500 rupiah, sebenarnya tidak terlalu masalah cuman resenya dia tidak jujur untuk selisih tsb daripada ngedumel yah lebih baik ikhlas saja, mudah-mudahan hanya kejadian ini saja dan selebihnya dia harus jujur, aammiin.

Beres bayar dikasir, berikut adalah isoma hehehe maklum udah jam 12 dan pelayanan dibuka jam 13:00, cuman karena melihat jam pelayanan mereka dari senin – jum’at dari jam 08:00 – 14:00 kecuali jum’at jam istirahat ditambah untuk sholat Jum’at dan hari sabtu dari jam 08:00 – 11:00, harusnya diatur sedemikian rupa hingga jam istirahat tidak semua petugas istirahat dan pelayanan tetap bisa dilanjutkan, kalau ini dilakukan pasti pengguna layanan akan merasa WOW sekali.

Beres istirahat, jam 13:00 menunggu sebentar maka loket penyerahan STNK pun dibuka tidak terlalu lama maka STNK bisa diambil, setelah STNK diambil berikutnya mengambil plat nomor motor di ruangan plat nomor, antrian lumayan banyak tapi cepat lah, untuk ongkos plat nomor dikenakan biaya 5ribu rupiah.

Akhirnya beres juga bea balik nama, akhirnya motor sudah ‘sah’ dengan nama sendiri di STNK, perasaan lega cuman banyak sekali pengamatan yang bisa dishare terutama pelayanan 1 atap yang seharusnya sudah terintegrasi.

Pelayanan 1 atap yang ter-integrasi seharusnya ketika customer datang ke samsat akan memperpanjang STNK atau bea balik nama maka cukup di satu pintu saja, customer cukup sekali mengisi data yang selebihnya data tsb akan didistribusikan ke pihak-pihak terkait dengan kebutuhan customer (bayar pajak, bea balik nama atau lainnya), soalnya pengalaman saya adalah banyak sekali form yg harus diisi dengan informasi yang sama dan banyak tempat yang harus dikunjungi, mudah-mudahan pelayanan tsb bisa meningkat dan pengguna layanan akan merasa WOW sekali.

Dan ternyata memang ‘repot’ untuk melakukan sendiri pembayaran bea balik nama tapi ada pengalaman yang didapat dan bisa dishare :).

Terima kasih

Catatan Membayar Pajak Kendaraan & Balik Nama Kendaraan part 1

Posted on Updated on

Januari tiap tahun pasti ada kegaduhan yang harus segera diselesaikan yaitu membayar pajak kendaraan bermotor roda dua, membayar pajak sebenarnya mudah cuman ribetnya adalah antri menunggu.

Awal pertama membayar menggunakan jasa samsat oulet yang berada di mall yang berada di #Bogor, jika melihat jadwal maka samsat outlet buka pada jam 09:00 tetapi ketika sampai sebelum jam 09:00 ternyata antrian sudah mengular dan saya tidak tahu berada di nomor ke berapa. Cuman ketika antrian hingga tiba di loket memakan waktu yang mayan cepat, sampai di loket hanya menyerahkan STNK & KTP yang asli.

Setelah menyerahkan maka proses menunggu dimulai lagi, dari pada menunggu dengan bosan maka diisi waktu dengan membuka laptop dan meng-cek kerjaan dan beberapa ada yang mesti difollow up, beres dengan kerjaan dan nama belum dipanggil juga maka berikutnya belajar mendengarkan percakapan orang sekitar, kadang mendengar percakapan orang sekitar jadi semacam pelajaran dan harusnya didengar pula oleh pemilik jasa samsat outlet tsb, terutama bagaimana melayani customer yang ingin membayar, padahal mereka berniat baik ingin membayar pajak kendaraan mereka, pelayanan yang diharapkan adalah antrian yang tidak terlalu lama (mungkin bisa menggunakan bagaimana antrian di bank yang menggunakan nomor antrian, supaya mereka tahu sudah di nomor keberapa) dan ruangan menunggu pelayanan yang nyaman.

Setelah menunggu cukup lama sekitar 1 jam-an maka nama dipanggil dan sampai diloket untuk membayar dan menerima STNK baru, mungkin berikutnya harus pakai strategi dengan menggunakan samsat keliling (samsat keliling harus cek jadwal kelilingnya).

Kadang pelayanan publik tidak memperhatikan customer mereka dan bagaimana supaya customer merasa nyaman untuk membayar, kadang jika ingin nyaman maka harus mengeluarkan sesuatu yang extra atau menjadi orang penting yang akan langsung diperhatikan.

Selain itu pelayanan publik memang harus sering-sering meng-review bagaimana kondisi pelayanan sekarang dengan mendengar inspirasi pengguna jasa pelayanan tsb, supaya tidak terjatuh kepada puas saat ini padahal customer tidak puas, dan berharap pelayanan publik apa pun akan menjadi lebih baik terus tanpa perlu ada embel-embel extra hehehe 🙂 .

Terima kasih.

motor(memaafkan)

Posted on

sore ini dalam perjalanan pulang ke rumah, ada suatu kejadian walaupun sekilas melihatnya, ada pengendara motor (umuran anak SMA) yang sedang dimarahi oleh seorang ibu di pinggir jalan, saya sendiri ga tau kejadiannya seperti apa cuman saat melihat pengendara sempat ditampar oleh ibu tsb, padahal anak tsb sudah meminta maaf atas kejadian tsb.

terlepas kejadiannya seperti apa tapi ada hal yang perlu dicermati adalah :

– pengendara motor tsb bertanggungjawab atas kejadian tsb artinya dia berusaha untuk minta maaf dan bertanggung jawab, soalnya sudah makin banyak di mana pengendara kendraan bermotor jika melakukan sesuatu atau mengalami kejadian di jalan raya suka pada kabur, harusnya niat baik ini yang harus dilihat oleh ibu tsb (mungkin karena sudah sangat emosi jadi tidak sempat berpikir ke sana ditambah  suasana pas adzan maghrib kata orang tua dulu jika terdengar adzan maka harus mendengarkan adzan tsb jika tidak maka bisa terjadi sesuatu hal yang tidak diinginkan seperti emosi yang meledak).

– tidak melakukan kekerasan fisik, apa yang dilakukan ibu ini adalah menampar (kalau tidak salah pakai sendal atau tangan), secara ibu tsb sudah berumur dibanding anak tsb harusnya memberi contoh dalam bertindak salah satunya tidak ringan tangan, tidak tahu kedepannya takutnya anak tsb akan memakai contoh (tindakan kekerasan) tsb di kejadian yang lain jika anak tsb menjadi korban.

yah mudah-mudahan kejadian tsb terselesaikan dengan baik.

hujan…mati listrik…banjir

Posted on

tadi malam (07 April 2008), di Bogor hujan deres ditambah angin dan petir juga, perasaan ngeri ditambah jika kita dalam perjalanan pulang menggunakan kendraan bermotor.

malam tadi gw mengalami hal itu, pulang kerja terus hujan deres, ditambah angin, petir ditambah sepanjang perjalanan pulang disekitarnya jalan mati listrik jadi gelap gulita jadi kesannya udah kyk di hutan ditambah karena pengguna motor cuman sedikit karena kebanyakan berteduh.

jadi perjalanan pulang kemarin lebih sangat hati-hati dikarenakan kondisi hujan tsb, cuman yang pasti berdoa memohon keselamatan supaya tiba dengan selamat di rumah karena ini kondisi alam, berhati-hati dalam kendaraan itu yang dilakukan.

walaupun kena banjir dikarenakan meluap air ke jalan cuman yang pasti motor honda star gw tetap jalan dan gw sampai di rumah dengan selamat dan hari ini bekerja kembali.

Angkot (Angkutan Kota)

Posted on Updated on

Di tiap kota baik itu kota besar atau kecil atau di pedesaan sekali pun, pasti ada yang namanya angkutan kota atau angkutan umum, kalo di pedesaan namanya beda lagi yaitu angkutan pedesaan. Angkutan kota atau umum atau pedesaan ada yang berupa mobil kecil kayak carry, kijang, colt atau mungkin metro mini.
Angkot pasti sudah memberi kesan terhadap semua orang baik itu kesan positif ataupun negatif. Cuman yang pastinya angkot memberi kesan hampir semua orang terutama pengguna kendaraan baik itu mobil atau motor kesan yang negatif. Baik itu kesan yang memacetkan jalan, ugal-ugalan, berhenti seenaknya malah pengalaman teman sendiri kalo angkot suka kabur jika menabrak atau menyenggol motor atau orang. Jadi kesannya beragam dan banyak. Read the rest of this entry »